Showing posts with label Info Singkat. Show all posts
Showing posts with label Info Singkat. Show all posts


Menteri Kesehatan Prof. Nila Moeloek mengatakan bahwa jumlah perokok di kalangan perempuan mengalami peningkatan sebanyak 2.76%. Perempuan perokok tertinggi di dunia. Jumlah ini tentu memprihatinkan karena merokok memiliki keterkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan. Apalagi jika dilakukan oleh perempuan.
Menteri Anis mengeluarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Hari Pertama Sekolah yang menganjurkan orang tua untuk mengantarkan anak ke sekolah. Momen ini dapat dimanfaatkan orang tua untuk mengenal guru dan perangkat sekolah, mengecek kondisi tempat belajar, berkenalan dengan orang tua lain.


Publik kembali dibuat marah ketika membaca kasus pemerkosaan dan pembunuhan gadis 14 tahun oleh 14 lelaki berusia 16 hingga 23 tahun. Betapa tidak, para pelaku bahkan tidak menunjukkan rasa menyesal setelah digiring ke polisi. 7 pelaku yang masih di bawah umur dan akhirnya dituntut 10 tahun penjara. Sedangkan masih ada 2 pelaku yang belum tertangkap. Yang lebih menyedihkan adalah salah satu dari pelaku merupakan teman dekat korban. 
Bisa jadi pepatah inilah yang paling cocok menggambarkan kualitas mental pengemudi kendaraan umum di Jakarta saat ini. Pada tanggal 14 Maret 2016 lalu ratusan pengemudi taksi dan kopaja menggelar aksi mogok menuntut agar pemerintah membekukan operasi transportasi berbasis online (TBO). Mereka yakin sistem itu bertanggung jawab atas penurunan penghasilannya.


Isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) menjadi meresahkan setelah komunitas LGBT menarik perhatian khalayak dengan beberapa tuntutan yang intinya ingin diakui sebagai salah satu keragaman bangsa. Pilihan seksual merupakan hak asasi manusia dan harus dilindungi selama ia berada dalam ranah privat. Menjadi LGBT hampir sama dengan orang yang menonton film porno, pastinya sebuah hal yang memalukan jika dilakukan di muka umum. Akan tetapi, tidak ada hukum yang melarang. Begitu juga dengan LGBT, tidak ada aturan yang melarang orang menjadi lesbi, gay, biseksual dan transgender. Akan tetapi, negara bertujuan untuk menjaga kesejahteraan semua, tidak pula lantas negara memfasilitasi perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat kebanyakan. 
Jumlah sampah plastik mencapai 14 persen dari total produksi sampah di Indonesia, yaitu 5,4 juta ton per tahun.  Berdasarkan hasil studi  yang dilakukan di beberapa kota pada tahun 2012, pola pengelolaan sampah di Indonesia sebagai berikut: diangkut dan ditimbun di TPA (69%), dikubur (10%), dikompos dan didaur ulang (7%), dibakar (5%), dan sisanya tidak terkelola (7%).
Semakin banyak sampah plastik yang harus dikelola, semakin besar pula pengaruhnya terhadap kualitas hidup masyarakat. Plastik membutuhkan waktu yang lama untuk terurai, yaitu sekitar 200 hingga 400 tahun. Dalam jangka waktu tersebut, sampah plastik yang menggunung akan menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan, misalnya menghambat aliran air yang bisa menimbulkan banjir membunuh hewan-hewan di tanah, menurunkan kesuburan tanah. Sebaliknya, jika kita membakar kantong plastik, maka dapat terurai menjadi dioksin yang menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lain. 

Dampak perubahan iklim semakin sering kita rasakan dalam 5 tahun belakangan. Untuk tahun 2016 ini diperkirakan sebagian wilayah Indonesia akan mengalami keterlambatan musim hujan yang memengaruhi jadwal musim tanam. Sebaliknya, di beberapa daerah lain akan mendapat curah hujan berlebih. Untuk itu, kita harus bersiap menghadapi dampak negatifnya Peneliti Madya Kebijakan Lingkungan, Sri Nurhayati Q, menulis dalam Info Singkat Vol. VIII No.01 P3DI Januari 2016 bahwa perubahan iklim tidak hanya berdampak pada munculnya berbagai kejadian ekstrem, tetapi juga dapat meningkatkan jumlah penduduk miskin dan tidak tercapainya sasaran pembangunan yang telah ditargetkan.
Paolo Coelho berkicau hari ini: "Tutuplah beberapa pintu, bukan karena kesombongan, ketidakmampuan ataupun arogansi, tapi hanya karena mereka tidak membuka jalan kemanapun."
Kemarin Presiden Jokowi sudah berangkat ke Paris guna menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 November sampai 11 Desember 2015. Latar belakang dan kondisi Indonesia terkait Perubahan Iklim telah ditulis oleh Teddy Prasetiawan dalam Info Singkat Vol. VII No.16/II/Agustus/P3DI/2015.
Ketika saya tinggal di Surabaya, ada olok-olokan yang terkenal mengenai penganan lokal. Konon bule-bule yang menyempatkan diri ke pantai Kenjeran kaget ketika menemukan kerupuk yang disajikan bersama makanan khas kota itu. Pasalnya, sudah jadi rahasia umum bahwa kerupuk yang diproduksi di sana menggunakan pewarna pakaian. "Orang Indonesia memang sakti, sudah makan yang beginian masih gak apa apa."

Memang dampak mengkonsumsi pangan yang berbahaya tidak selalu langsung terlihat. Tapi, untuk jangka panjang dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker. Peneliti Kebijakan dan Manajemen Kesehatan P3DI, Tri Rini PL menjabarkan mengenai pangan yang tidak aman dalam Info Singkat Vol. VII no.08/P3DI/April/2015 yang dapat diunduh di scribd.
Lagi-lagi kita terhenyak menyaksikan drama ‘perundungan’ negara melalui tangan hukum kepada rakyat kecil seperti Harso dan Asyani. Kedua manula itu terpaksa berhadapan dengan pengadilan karena dituduh mengambil kayu milik negara. Aneh ketika negara tegas pada rakyat kecil yang hanya mengambil kayu untuk keperluan pribadi, sedangkan pencurian besar-besaran oleh perusahaan tidak pernah tersentuh.
Dengan berakhirnya tahun 2014, selesai pula rangkaian terbitan Info Singkat. Vol. VI. Berikut poin-poin penting yang dirangkum dari hasil kerja setahun belakangan. Semoga tim redaksi dapat meningkatkan kualitas kerja di tahun 2015 ini.


Laporan tahunan kinerja dapat dilihat di 
Sejak jalur  jemputan saya melewati jalan Jenderal Sudirman, setiap pagi jadi akrab dengan pemandangan patung Pemuda. XD. Patung yang bodinya pantas masuk LDH  ini terletak tepat di puteran menuju Senayan. Akhir-akhir ini penampakannya yang menganga menimbulkan persepsi baru, yaitu ketakutan. Sebabnya di bawah sang patung sedang berlangsung proyek pembangunan stasiun bawah tanah Mass Rapid Transportation (MRT). Banyak yang bilang ini dapat membahayakan pondasi sang patung. Tapi, toh pekerjaan konstruksi jalan terus.
Topik yang diangkat penulis Info Singkat untuk Vol. VI No. 16/II/P3DI/Agustus/2014 kali ini adalah pengecualian larangan aborsi untuk kasus indikasi medis dan korban pemerkosaan. Kedua hal ini diamanatkan dalam Undang Undang no. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang pada tanggal 21 Juli 2014 lalu dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Yang paling menarik perhatian memang hanyalah 9 ayat terkait aborsi yang menegaskan bahwa aborsi boleh dilakukan jika (1) ada indikasi kedaruratan medis dimana kehamilan dapat membahayakan ibu dan bayi, dan (2) merupakan tindakan yang dipilih oleh wanita korban pemerkosaan.

Sudah setahun berjalan sejak Menteri Pendidikan Muh. Nuh mencanangkan pergantian kurikulum sekolah menjadi Kurikulum 2013. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menganggap ini sebagai obat bagi permalasahan kualitas pendidikan. Memang, ini hanyalah salah satu resep Kemendikbud yang bercita-cita mewujudkan generasi emas. Sayangnya, peresepan ini tidak disertai diagnosis matang, sehingga menimbulkan lebih banyak masalah. 
Gara-gara kasus pelecehan seksual di JIS, isu kekerasan seksual pada anak di bawa-bawa di berbagai pembahasan DPR RI. Saat pembahasan RUU Kesehatan Jiwa, misalnya, anggota meminta agar pelindungan dari kekerasan seksual dimasukkan ke dalam materi RUU. Oh, nooo! 
sumber @puspromkes
 Sebenarnya kekerasan seksual itu seperti apa? Bagaimana dampaknya kepada anak? Dinar Wahyuni, peneliti sosiologi, menulis tentang kekerasan seksual terhadap anak pada Info Singkat No. 12 lalu. Berikut cuplikannya: